Salip Kevin Diks, Nilai Pasar Jay Idzes Melambung Jadi Segini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kini semakin menjadi sorotan berkat penampilannya yang impresif di lapangan. Performa gemilangnya tidak hanya membawa dampak positif bagi tim yang dibelanya, tetapi juga berpengaruh terhadap nilai pasarnya di dunia sepak bola. Sebagai bek yang bermain untuk klub Serie A, Venezia, Jay Idzes mengalami lonjakan signifikan dalam valuasi pasarnya.

Menurut pembaruan data terbaru dari Transfermarkt yang dirilis pada Rabu, 26 Maret 2025, nilai pasar Jay Idzes saat ini mencapai 5 juta euro atau sekitar Rp89,42 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan yang hampir dua kali lipat dibandingkan dengan valuasi sebelumnya. Pada pembaruan terakhir yang dilakukan pada Januari 2025, nilai pasar pemain yang kini menjadi andalan lini belakang Timnas Indonesia tersebut masih berada di angka 3 juta euro atau sekitar Rp53,9 miliar.

Dengan lonjakan nilai pasar yang cukup drastis ini, Jay Idzes kini menempati posisi kedua dalam daftar pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi. Di peringkat pertama masih terdapat Mees Hilgers, bek yang saat ini memperkuat klub Eredivisie, FC Twente. Perkembangan ini semakin mengukuhkan Jay Idzes sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia di kancah sepak bola internasional.

Mees Hilgers Pemain Indonesia Termahal

Mees Hilgers saat ini menjadi pemain Timnas Indonesia dengan nilai pasar tertinggi, berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Transfermarkt. Bek tengah yang bermain untuk klub Eredivisie, FC Twente, tersebut memiliki market value yang mencapai 9 juta euro atau setara dengan Rp160,7 miliar. Angka ini menunjukkan betapa tinggi apresiasi pasar terhadap kualitas dan potensi yang dimiliki oleh pemain berusia 23 tahun itu.

Dibandingkan dengan rekan-rekannya di Timnas Indonesia, nilai pasar Mees Hilgers jauh melampaui mereka, menunjukkan bahwa ia memiliki daya tarik yang lebih besar di pasar sepak bola Eropa. Hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh konsistensinya dalam bermain di kompetisi liga yang lebih kompetitif serta pengalamannya menghadapi pemain-pemain berkualitas di level yang lebih tinggi. Selain itu, performanya yang stabil bersama FC Twente menjadikannya sebagai salah satu bek yang diperhitungkan di Eredivisie, sehingga turut berkontribusi dalam meningkatkan nilai pasarnya.

Nilai Pasar Jay Idzes Salip Kevin Diks

Sebelumnya, posisi pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi kedua ditempati oleh Kevin Diks, bek yang saat ini membela FC Copenhagen. Namun, dengan kenaikan signifikan dalam valuasi pasarnya, Jay Idzes kini berhasil menggantikan Diks di peringkat tersebut. Perubahan ini mencerminkan bagaimana performa serta eksposur di liga tertentu dapat berpengaruh terhadap nilai pasar seorang pemain di dunia sepak bola profesional.

Kevin Diks sendiri tetap menjadi salah satu pemain Indonesia dengan market value yang tinggi. Saat ini, nilai pasarnya tercatat mencapai 4,5 juta euro atau setara dengan Rp80,39 miliar. Jumlah ini menunjukkan bahwa ia masih memiliki daya tarik yang besar di bursa transfer Eropa.

Bahkan, musim depan pemain bertahan berusia 27 tahun tersebut akan bergabung dengan klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach. Kepindahannya ke liga yang lebih kompetitif seperti Bundesliga bisa menjadi peluang bagi Diks untuk semakin meningkatkan nilai pasarnya di masa mendatang, terutama jika ia mampu tampil konsisten dan menunjukkan kualitasnya di salah satu liga terbaik di dunia.

Meskipun posisinya dalam daftar pemain Indonesia dengan market value tertinggi telah digeser oleh Jay Idzes, Kevin Diks tetap menjadi sosok penting dalam persepakbolaan Indonesia. Pengalamannya bermain di level tertinggi Eropa dapat menjadi inspirasi bagi pemain lain yang ingin mengikuti jejaknya untuk berkarier di liga-liga top dunia. Perkembangan kariernya di Borussia Monchengladbach juga akan menarik untuk diikuti, terutama dalam hal dampaknya terhadap kariernya di level klub maupun kontribusinya bagi Timnas Indonesia di masa depan.

Kenaikan nilai pasar beberapa pemain Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya perkembangan positif dalam kualitas individu para pemain, termasuk mereka yang saat ini berkarier di luar negeri.

Leave a Comment