Masih Ada 2 “Final” yang Harus Dimaksimalkan Timnas Indonesia Untuk Menjaga Asa Lolos Piala Dunia 2026

Kekalahan yang dialami Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Australia semakin menyulitkan jalan menuju kelolosan langsung ke Piala Dunia 2026. Meski begitu, peluang bagi pasukan yang dipimpin oleh Patrick Kluivert untuk tetap melaju belum sepenuhnya tertutup.

Pertandingan antara kedua tim berlangsung pada matchday ke-7 Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang digelar pada Kamis, 20 Juli, di Stadion Sydney. Dalam laga tersebut, Skuad Garuda harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah mengalami kekalahan telak dengan skor 1-5.

Hasil ini tentu memberikan keuntungan bagi Australia yang mampu mempertahankan posisi mereka di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 10 poin. Sementara itu, Indonesia harus rela turun ke posisi keempat setelah hanya mengumpulkan enam poin dari pertandingan sebelumnya.

Situasi ini bisa saja menjadi lebih buruk apabila Bahrain dan China berhasil meraih kemenangan dalam laga mereka masing-masing. Namun, beruntung bagi Indonesia, kedua tim tersebut juga mengalami kekalahan, sehingga posisi tim tetap berada dalam kondisi yang relatif aman meskipun peluang untuk lolos langsung semakin menipis.

Peluang Realistis: Peringkat 3 dan 4

Kekalahan saat menghadapi Australia memberikan dampak yang kurang menguntungkan bagi Timnas Indonesia dalam upaya mereka untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Peluang Skuad Garuda kini semakin sulit, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih realistis dalam menyusun strategi ke depan.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, hanya tim yang berhasil menempati peringkat pertama dan kedua di grup yang berhak mendapatkan tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2026. Sementara itu, tim yang finis di posisi ketiga dan keempat masih memiliki kesempatan untuk melaju, namun harus melalui putaran keempat kualifikasi yang lebih menantang.

Saat ini, Jepang sudah dipastikan menjadi salah satu wakil dari Grup C yang akan tampil di Piala Dunia 2026. Dengan demikian, hanya tersisa satu tempat lagi yang masih diperebutkan. Australia yang mengoleksi 10 poin dan Arab Saudi dengan 9 poin tentu memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan posisi tersebut dibandingkan Indonesia, yang kini berada dalam situasi yang kurang menguntungkan.

Melihat kondisi ini, langkah yang lebih realistis bagi Indonesia adalah mengincar posisi ketiga atau keempat di klasemen. Jika mampu finis di salah satu dari dua posisi tersebut, Jay Idzes dan rekan-rekannya masih memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026, meskipun harus melalui serangkaian laga tambahan di fase berikutnya.

Dua Laga Selanjutnya Akan Menjadi “Final” Bagi Timnas Indonesia

Timnas Indonesia, bersama lima tim lainnya yang tergabung di Grup C, masih memiliki tiga pertandingan tersisa untuk dimainkan dalam fase kualifikasi. Salah satu laga yang dinanti adalah matchday ke-8, yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret mendatang. Pertandingan ini bisa menjadi momen krusial bagi beberapa negara dalam menentukan langkah mereka selanjutnya.

Bagi Indonesia sendiri, tiga lawan yang masih harus dihadapi adalah Bahrain dan China dalam laga kandang, serta Jepang dalam pertandingan tandang. Dua laga kandang melawan Bahrain dan China akan menjadi pertandingan yang sangat penting, bahkan bisa dianggap sebagai partai “final” bagi Indonesia dalam perebutan posisi di klasemen.

Bahrain dan China merupakan pesaing utama Indonesia dalam perebutan posisi ketiga dan keempat di Grup C. Jika gagal meraih poin dalam duel melawan mereka, situasi akan menjadi semakin sulit bagi Skuad Garuda.

Sebaliknya, jika mampu mengamankan poin dari kedua laga tersebut, peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh akan semakin terbuka dengan keuntungan signifikan dalam persaingan menuju putaran selanjutnya.

Leave a Comment