Sejumlah fakta menarik muncul setelah Timnas Indonesia meraih kemenangan krusial atas Timnas Bahrain dalam matchday kedelapan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim Garuda berhasil mengamankan tiga poin usai menundukkan Bahrain dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (25-3-2025).
Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-24, setelah menerima umpan matang dari Marselino Ferdinan dalam skema serangan balik yang cepat dan efektif. Sepanjang pertandingan, ada setidaknya 4 fakta menarik yang menyertai keberhasilan skuad asuhan Patrick Kluivert dalam menjaga peluangnya di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
1. Kemenangan Pertama Patrick Kluivert
Patrick Kluivert akhirnya mencatatkan kemenangan pertamanya bersama Timnas Indonesia sejak resmi ditunjuk sebagai pelatih oleh PSSI pada Januari lalu. Keberhasilan ini menjadi momen yang sangat berarti bagi pelatih asal Belanda tersebut, terutama setelah melewati awal yang kurang mulus dalam kiprahnya bersama skuad Garuda.
Salah satu alasan kemenangan ini terasa istimewa adalah karena Kluivert berhasil menebus kekecewaan suporter yang sempat meradang akibat kekalahan telak dari Australia pada 20 Maret 2025. Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor mencolok 1-5, hasil yang tentu saja menjadi noda di laga debut Kluivert sebagai juru taktik.
Selain sebagai ajang pembuktian, kemenangan ini juga memiliki makna tersendiri karena diraih di hadapan puluhan ribu pendukung yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Suasana meriah dari para suporter yang setia memberikan dukungan langsung di stadion semakin menambah kesan emosional dalam keberhasilan tim Garuda mengamankan tiga poin penting.
2. Debut Manis Joey Pelupessy
Patrick Kluivert kembali memberikan kesempatan bagi salah satu pemainnya untuk mencatatkan debut saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Bahrain. Kali ini, giliran gelandang kelahiran Belanda, Joey Pelupessy yang merasakan momen spesial tersebut.
Dalam laga ini, Joey Pelupessy langsung dipercaya tampil sejak menit awal sebagai starter. Gelandang yang bermain untuk klub Liga Belgia, Lommel SK, itu berduet dengan Thom Haye untuk memperkuat lini tengah dan menjaga keseimbangan permainan tim.
Penampilan pemain berusia 31 tahun itu terbilang impresif, terutama dalam menjalankan perannya sebagai gelandang bertahan. Kehadirannya di sektor tengah mampu menutupi kekurangan yang sebelumnya kerap menjadi celah bagi Timnas Indonesia, menjadikannya sosok yang vital dalam pertandingan ini.
3. Ole Romeny: 2 Pertandingan 2 Gol
Penyerang baru Timnas Indonesia, Ole Romeny kembali menunjukkan ketajamannya sebagai pencetak gol yang bisa diandalkan. Striker yang saat ini memperkuat Oxford United itu sekali lagi membuktikan kemampuannya dalam memaksimalkan peluang menjadi gol.
Gol tersebut lahir dari umpan matang yang dikirimkan oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-24. Dengan penyelesaian yang tenang dan akurat, pemain berusia 24 tahun ini berhasil mengkonversi peluang tersebut menjadi gol yang memastikan keunggulan bagi Timnas Indonesia dalam laga melawan Bahrain.
Catatan ini menjadi gol kedua bagi Ole Romeny bersama skuad Garuda. Sebelumnya, ia juga mencetak gol saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Australia, meskipun pertandingan itu berakhir dengan kekalahan 1-5.
4. Kembalinya Ricky Kambuaya Setelah 1 Tahun Hanya Mengisi Bangku Cadangan
Kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain juga menjadi momen istimewa bagi gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya. Setelah cukup lama menanti kesempatan tampil, akhirnya ia mendapat kepercayaan dari Patrick Kluivert untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan bersama Timnas Indonesia.
Kambuaya masuk ke lapangan pada menit ke-74 menggantikan Ragnar Oratmangoen. Penampilannya kali ini terasa spesial karena menjadi yang pertama sejak terakhir kali bermain dalam laga melawan Vietnam.
Menariknya, pertandingan tersebut terjadi pada Maret 2024 dalam putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Artinya, butuh waktu satu tahun bagi gelandang berusia 28 tahun ini untuk kembali mengenakan seragam Timnas di pertandingan resmi.